“Bincang Politik” Anis Matta Bersama Persekutuan Mahasiswa Kristen UNPAD

7 Apr

Live Twit by @mikhaelsyauqi

  1. Now watching, Anis Matta … “Revitalisasi parpol dalam menjawab ketidakpercayaan publik”.
  2. FYI, acara ini diisi oleh Ridwan Kamil, cawalkot dr PKS, dan Anis Matta, presiden PKS. Penyelenggaranya? Persekutuan Mahasiswa Kristen UNPAD.
  3. Revitalisasi politik, sblmny harus paham dulu awalnya nature politik itu apa, kemudian bgmana nature politik ini berubah dan tdk lg dpahami?
  4. Politik itu prinsipnya ilmu mengenai mengelola manusia. Managing people. Ini seni. Game. Ad tegangan tp tidak bahaya. Spt minum coca cola.
  5. Pada perjalanannya, politik ini berubah dipahami menjadi sebatas perebutan kekuasaan, tegang, berbahaya. Ini mnjadi masalah.
  6. Nature manusia menjauhi hal berbahaya. Ini knapa msyrkt takut dan apatis thdp politik. Partisipasi pemuda pun menurun.
  7. Parpol ingin instan. Mereka tidak lg memberikan cinta pd masyarakat. Tegang dan saling sikut sesama parpol. Masyarakat takut.
  8. Politik itu spt prinsip “memetik apa yg ditanam”. Kalau ingin pohon jati, kuat, ya butuh waktu lama prosesnya. Ga spt jagung.
  9. Hal yg instan ini cepat jg hilangnya. Masalahnya mereka tidak ingin jatuh sendiri, shngga saat mreka jatuh, mreka ingin semua ikut jatuh.
  10. Masyarakat melihat proses ini menakutkan, bahaya, mengerikan, politik berubah maknanya dan akhirnya apatisme meningkat.
  11. Kalau dilihat, bnyk pemuda di kancah politik berguguran. Mereka ingin instan. Gagal dsini, loncat kesana. Akhirnya hilang. Tidak tekun.
  12. Bagaimana merevitalisasi nya? Sederhana. Kembalikan politik ke nature nya. Caranya? Tunjukkan cinta pd masyarakat, tulus dr hati.
  13. (Pokoknya intinya gitu ya. Males nge twit lengkap soale sambil pokus dengerin hhehee)
  14. Pertanyaan : 1. Gimana parpol balikin modals mengingat biaya kampanye besar. 2. Gnyimak gara2 ngetwit.
  15. 3. Koq bsa seorang yusuf supendi pindah ke hanura, dr parpol agamis ke nasionalis. Bgmn itu bsa trjadi.
  16. Sblm jwb ptanyaan, kembali ke topik “cinta” dalam politik. Bagaimana menyampaikan cinta? Partai politik perlu turun dan dekat dg msyrkt.
  17. Tidak ada cara lain, selain turun ke msyrkt, mengedukasi, sampaikan cinta. Urusan mendapat pemilih belakangan, sampaikan cinta dulu.
  18. Mnjawab ptnyaan 1. Biaya politik.
  19. Ad perubahan pd doktrin politik saat ini, khususnya dalam politik marketing. Politik adalah mengenai hubungan manusia.
  20. Berkaitan dgn masalah “ingin instan” para pegiat politik, doktrin berubah menjadi hubungan industri. Ini berbahaya. Apa bedanya?
  21. Hubungan masyarakat, berfokus pd keterlibatan politisi ditengah masyarakat. Hubungan industrial, berfokus pd penciptaan image di tengah msyrkt.
  22. Ketika bicara image, dicari cara paling mudah: iklan. High cost dan low involvement, biaya politik meningkat.
  23. Paling mudah membedakannya, saya (anis matta) akan bawa contoh begini.
  24. Misal, saya diundang oleh konstituen, pesertanya 100-200 org. Kemudian tiba2 metro TV mengundang sy. Mana yg harus sy pilih?
  25. Jika sy tanya konsultan, pasti menyarankan pilih Metro TV karena dapat ditonton seluruh Indonesia, dibanding cuma 100-200 org.
  26. Itu yg sy sebut hubungan industrial, fokus pd image. Doktrin hubungan msyrakat akan lbih mementingkan kepentingan konstituen meski cm 100 org.
  27. Ketika doktrin politik berubah kembali ke awalnya, yaitu hubungan masyarakat, tentu biaya politik akan lbih rendah.
  28. Hanya saja memang ini membutuhkan waktu. Semua butuh proses. Apa yg ditanam itu yg kita tuai. Tidak ada yg instan bertahan lama.
  29. Menanggapi masalah “pindah-pindah partai” (pertanyaan ketiga), perlu dilihat lagi apa dasar seseorang masuk ke kancah politik.
  30. Seharusnya, kita berpolitik dengan motivasi “saya punya karya. Dan karya saya bisa sy realisasikan dgn berpolitik”.
  31. Yg menjadi masalah, banyak politisi masuk politik dgn motivasi “saya mengincar jabatan A, maka saya masuk berpolitik”.
  32. Motivasi tadi pasti akan memberikan masalah bagi politisi dalam perjalanannya. Tidak ada yg instan. Ketika ada masalah? Pindah partai.
  33. Anda berpikir “dia pindah partai karena partai sblmny bermasalah”. Sy tanya logika terbalik,
  34. Sebutkan contoh mana politisi yg pindah2 partai kemudian sukses? Tidak ada? Artinya bukan masalah “bagaimana partai lama-nya”.
  35. Ini masalah sikap politisi terhadap politik. Mereka yg zigzag, ingin instan, akan berguguran.
  36. Ditambah lagi ada tren sosiologi ekonomi saat ini: tumbuhnya kelas menengah, tumbuh juga apatisme thdp politik. Kenapa?
  37. Mereka merasa “tanpa negara saya bisa hidup enak. Kenapa sy harus memilih?”. Trend ini ditambah doktrin yg salah menyebabkan apatisme meningkat.
  38. Ada pertanyaan lagi, “klo emang politik itu cinta, berarti minta mahar itu tanda cinta?” (Sarkasme) – masih nunggu jawaban ust anis matta nih..
  39. Ditanya lagi, bagaimana dg artis yg maju karena krisis tokoh? Truz ad ptnyaan jg ttg sikap partai thdp cerai-koalisi, pastinya gmn krg nymak…
  40. Jawaban ust anis:
  41. Saya mulai dari fungsi fundamental partai politik, yaitu school of leadership. Kenapa?
  42. Pintu menjadi pemimpin di negara ini dari partai. Sehingga jika partai gagal mencetak pemimpin, negara pun gagal. Siapa rugi? Masyarakat.
  43. Apa kriterianya u jadi pemimpin? Ada 4. Integritas, kapasitas, popularitas, dan sumberdaya.
  44. Di PKS, kami sangat perhatikan ini. Kami rekrut kader, kami bina betul betul dgn pembinaan, setelah itu kami lempar lagi ke masyarakat.
  45. Ada seorang guru ngaji, kita bina, setelah jadi, kita lempar ke masyarakat, dan masyarakat menerima. Namanya Ahmad Heryawan.
  46. Ada insinyur dan dosen, muda, kita bina, setelah jadi kita lempar ke masyarakat, dan diterima oleh masyarakat. Namanya Gatot.
  47. Yg gagal? Ada juga. Itu bagian dari proses pembinaan. Tapi Anda bayangkan jika parpol tidak menjalankan fungsi fundamentalnya.
  48. PKS menyiapkan 15ribu Caleg, kita masih kurang 2rb lagi. Bayangkan tugas partai menyiapkan pemimpin sebanyak itu yg memenuhi 4 kriteria tadi.
  49. Anda bisa bayangkan, jika ada partai yg tidak menjadi “school of leadership”, hanya menjadi EO (“siapa yg mau jadi caleg ayo daftar kemari”).
  50. Dari situ jelas bagaimana ruginya masyarakat atas sikap apatis terhadap politik. Negara ini rugi. Masyarakat rugi.
  51. Saya akan jelaskan mekanisme di PKS ttg pencalonan kepala daerah. kami pusat serahkan hak otonomi kpd daerah spy tdk ada konflik pusat-daerah.
  52. Ada dua “kitab” yg dibaca. Percaya diri dan tau diri. Karena disini ad kang Ridwan kamil, sy bawa contoh kota Bandung.
  53. Kami di Bandung bisa maju sendiri karena suara kami besar. Tapi kami melihat masalah lain. Bandung ini seharusnya menjadi kota internasional.
  54. Sangat disayangkan Bandung (sekarang) sprti ini. Maqom nya tidak begini. Harus ada org yg hebat yg benar2 mampu menyelesaikannya.
  55. Saya sebelumnya bertemu kang emil di New York th 99. Saya lihat, bandung perlu org dgn kapasitas sprti kang emil. Ini permasalahan serius.
  56. Setelah sepakat Kang Emil maju, kita duduk bersama bicara detail praktis. Apa saja yg kita butuhkan utk menang. Ide, waktu, tenaga, sumber daya.
  57. Sumber daya termasuk dana. Kita sama2 berkontribusi. Bahkan ada yg bukan kader dan gak punya kepentingan politik, tapi mau menyumbang.
  58. Artinya bahasa “mahar politik” ini harus jelas pemahamannya, supaya tidak ada dusta diantara kita. Makanya saya jelaskan sejelas2nya prosesnya.
  59. Pas!! itu diamini tadi oleh Ridwan Kamil. “Saya masuk ke politik setelah sangat mapan sehingga ga ada pikiran berpoltik cari tambahan duit”.
  60. Itu tadi menjawab keseluruh pertanyaan penanya. Sekiaaannnnn. [anismatta.wordpress.com]

 

Sumber: PKS Piyungan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Anis Matta

Sang Gelombang Abad 21

%d bloggers like this: